METRO

Jaga Pancasila, Bupati Imburi Ingin Penataran P4 Dihidupkan Lagi

WASIOR – Bupati Teluk Wondama, Papua Barat Bernadus Imburi mendorong pemerintah pusat agar menghidupkan kembali program penataran P4 (pedoman penghayatan dan pengamalan Pancasila) yang dulu gencar dilakukan pada era orde baru.

Menurut Imburi, program P4 terbukti efektif membumikan Pancasila hingga ke berbagai pelosok Nusantara sehingga mampu menangkal berkembangnya ideologi maupun paham lain yang berpotensi mengancam keutuhan bangsa.
“Itu (P4) program yang bagus. Dulu penghayatan Pancasila itu disebarkan sampai ke kampung-kampung sehingga semua orang tahu itu. Kenapa program yang bagus di Orba dan datang ke reformasi itu kita tidak lakukan terus, “ kata Bupati Imburi usai upacara bendera memperingati hari lahirnya Pancasila di lapangan apel perkantoran Pemkab Wondama di Isei, Wasior, Jumat (1/6/2018).

Sebaliknya semenjak periode reformasi berjalan dimana program P4 dihentikan, Pancasila menjadi tidak akrab lagi di masyarakat terutama di kalangan generasi muda. Imburi
menilai penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda saat ini sudah mulai luntur.
Bahkan banyak anak-anak generasi milineal tidak hafal sila-sila Pancasila. Kondisilah yang membuka ruang masuknya ideologi baru yang berpotensi memecah belah bangsa dan negara.

“Sekarang semakin maju tetapi tidak ada (seperti dulu). Dulu kan nilai persaudaraan itu sangat terjaga sekarang sudah terkikis, “ ujar Bupati.
“Anak-anak sekarang hanya hebat dengan teknologi, laptop dan sebagainya tapi pemahaman dan kesadaran tentang berbangsa dan bernegara itu rasanya kurang sekali, “ lanjut orang nomor satu Teluk Wondama ini. (Ndai)

To Top
error: Content is protected !!