DAERAH

Ikatan Remaja Kolai (IRK), Binaan Karang Taruna Desa Kolai Hidupkan Minat Baca lewat Pengenalan Perpustakaan.

KABARTIMUR ENREKANG-Ikatan Remaja Kolai (IRK), salah satu komunitas Pemuda binaan Karang Taruna, Kabupaten Enrekang, bekerja sama Pemerintah Desa Kolai Kecamatan Malua, memanfaatkan hari libur anak anak usia dini tingkat TK dan SD, dengan menggelar lomba mewarnai dan menggambar, kegiatan tersebut mengambil thema “Meningkatkan Kreatifitas & Inovasi Dini, serta pengenalan Perpustakaan Desa Kolai kepada Anak Anak”.Syukur S.IP, Kades Kolai yang membuka langsung acara Kegiatan tersebut mengatakan sangat mengapresiasi kreatif dan Inovasi pemuda Kolai, yang dapat menumbuhkan kembali minat baca anak anak sedari dini sekaligus sebagai ajang hiburan anak anak dalam mengisi hari liburan mingguan kearah yang positif dan lebih bermanfaat.

kegiatan membaca yang didukung remajaj masjid

“Kehadiran Perpustakaan sangat penting karena dapat merangsang khasanah minat baca anak-anak, selain itu juga dapat menambah pengetahuan setiap anak terutama yang berada didesa” ujar Kades Kolai Syukur S.IP. dilokasi TK-TPA Kolai, Ahad, (11/02).

Ditambahkan pula bahwa Kehadiran perpustakaan di Desa Kolai, yang juga menyandang juara II lomba Pustaka se-Kabupaten Enrekang, akan mampu menghidupkan sosial kemasyarakatan, di mana anak-anak sampai remaja dapat berkumpul bersama guna menghabiskan waktu luang untuk belajar bersama.

“Guna suksesnya acara pengenalan Perpustakaan ini selaku Pemerintah desa Kolai, kita berikan dana kegiatan sebesar Rp. 3,2 juta yang bersumber dari anggaran operasional desa untuk kegiatan Karang Taruna, dengan harapan agar kegiatan ini dapat berkesinambungan” tambahnya.

 

Selajutnya Ketua Karang Taruna Ikatan Remaja Kolai (IRK), Furqan, sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan lomba mewarnai dan menggambar anak usia dini tersebut ditengah proses kegiatan,mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut sejalan dengan visi misinya Karang Taruna Ikatan Remaja Kolai, menjadikan masyarakat desa Kolai cerdas, sehat dan sejahtera.

“Kita tidak boleh lengah berinovasi dengan menciptakan hal-hal baru tanpa melabrak adat istiadat yang ada untuk menyelamatkan anak-anak bangsa, utamanya anak anak dan generasi muda yang ada di Desa Kolai” terang Furqan.

 

Menurutnya, lama kelamaan kehadiran perpustakaan juga bisa berpotensi menciptakan kearifan lokal yang belakangan mulai memudar akibat kemajuan zaman. (Zaini)

To Top
error: Content is protected !!