ADVERTORIAL

Kisah Gereja di Meksiko yang Tak Hancur Oleh Lava

San Juan Parangaricutiro – Gereja San Juan Parangaricutiro disebut sebagai keajaiban Tuhan di Meksiko. Puluhan tahun silam, letusan gunung dan lava yang mengalir meluluhlantahkan desa di sekitarnya. Tapi, gereja ini masih berdiri!

Dirangkum detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (26/11/2015) pada 20 februari 1943 jadi tahun yang kelam untuk desa kecil San Juan Parangaricutiro di Meksiko. Gunung Paricutin di sana, meletus dan memuntahkan lava.

Lava yang mengalis dari puncak ketinggian gunungnya, yakni 2.800 mdpl lantas menghancurkan ladang-ladang penduduk. Letusan yang pertama tak terlalu besar, tapi kemudian kembali gunungnya meletus sampai delapan kali!

Lava yang panas pun akhirnya sampai juga ke perumahan penduduk. Lavanya membakar semua yang ada di tanah, dan rumah-rumah penduduk pun porak poranda. Beruntung, penduduk setempat sudah berhasil mengungsi ke luar desa.

Tapi keajaiban terjadi pada Gereja San Juan Parangaricutiro yang lokasinya ada di tengah desa. Ketika bangunan lain hancur, lava justru bergerak lambat ke arah gerejanya. Lavanya hanya menghancurkan setengah bangunan gerejanya

(cotidiano399/Youtube)

Tampak depan Gereja San Juan Parangaricutiro tetap berdiri kokoh, begitu pun bagian altar di belakangnya dan menara dengan lambang salib di atasnya. Tentu semua orang bertanya-tanya, mengapa geejanya tetap berdiri dan tidak hancur? Lalu, mengapa tiba-tiba lava bergerak melambat saat mengarah ke gereja?

Penduduk setempat percaya, bahwa Tuhan telah menyelamatkan Gereja San Juan Parangaricutiro. Gerejanya disebut menjadi suatu keajaiban yang jadi bukti kebesaran Tuhan.

Hingga kini, Gereja San Juan Parangaricutiro masih berdiri tegak. Turis yang datang ke sana pasti geleng-geleng kepala. Lihatlah, gerejanya ada di tengah-tengah hamparan bebatuan hitam yang merupakan lava yang telah membeku.

(Youtube)

Kota terdekat dari Gereja San Juan Parangaricutiro, adalah Uruapan yang cuma berjarak 35 km. Kalau dari Mexico City, ibukota negara Meksiko, dibutuhkan waktu 6 jam naik mobil.

Di sekitar gerejanya, sudah banyak pemandu wisata yang akan mengantarkan turis. Silakan menjelajahi bebatuan hitamnya dan melihat Gereja San Juan Parangaricutiro dari dekat.

(Stone/Youtube)

Populer

To Top